cover

Carlo Acutis, Beato Milenial yang Segera Jadi Santo

Beranda

Carlo Acutis, Beato Milenial yang Segera Jadi Santo

Carlo Acutis, Beato Milenial yang Segera Jadi Santo

Eolia Pratama

25 April 2025

Pada April 2025 mendatang, Carlo Acutis akan segera diangkat sebagai santo oleh Paus Fransiskus, bersama 14 orang kudus lainnya. Namun, siapakah sebenarnya Carlo Acutis?
Carlo Acutis adalah seorang remaja berkebangsaan Italia yang lahir di London, Inggris pada 3 Mei 1991. Itulah mengapa, Acutis termasuk generasi milenial. Ia meninggal dunia karena leukimia pada 2006 ketika usianya baru menginjak 15 tahun. 
Semasa hidupnya, Acutis yang terinspirasi dari Steve Jobs (pendiri Apple), begitu menggemari dunia teknologi informasi, komputer, dan internet. Ia juga aktif mengembangkan situs web dan platform komunikasi di paroki dan sekolahnya. Tidak hanya itu, Acutis menggunakan bakatnya untuk  membuat situs web yang berisi kumpulan mukjizat Ekaristi dan penampakan Bunda Maria dari seluruh dunia.
Di tengah kekhawatiran para orang tua akan penggunaan perangkat elektronik yang berlebihan, Acutis berhasil mendedikasikan hidupnya untuk Tuhan.
ā€œUntuk selalu dekat dengan Yesus, itulah rencana hidupku.ā€
Selain hobinya tersebut, Acutis rajin berziarah, menghadiri Misa kudus, dan berdoa Rosario. 
Beato Carlo Acutis memiliki komitmen untuk mengikuti Yesus, meningkatkan hubungan pribadi dengan Tuhan, dan mengutamakan iman serta spiritualitas dalam kehidupan.
Hingga saat ini, setidaknya ada dua mukjizat yang membuatnya diangkat menjadi orang kudus. Pertama adalah kesembuhan seorang anak di Brasil dari sakit pankreasnya. Kedua, Paus Fransiskus mengakui mukjizat kesembuhan seorang mahasiswa asal Kosta Rika yang menderita pendarahan otak. 
Di usianya yang masih muda, Carlo Acutis dapat menjadi contoh nyata bagi orang muda di seluruh dunia, bahwa kekudusan juga dapat terjadi di tengah era digital. Carlo Acutis yang akan segera diangkat menjadi santo dapat menjadi awal baru dalam kehidupan Gereja dalam menghadapi tantangan saat ini.