cover

Taman Doa di Bawah Salib Yesus

Beranda

Taman Doa di Bawah Salib Yesus

Taman Doa di Bawah Salib Yesus

Risal Wiratanya

21 Mei 2025

Terhanyut aku akan nostalgia, saat kita sering luangkan waktu. Nikmati bersama suasana Jogja. Begitulah syair lagu “Yogyakarta” oleh KLa Project yang biasanya terngiang dalam perjalanan menuju Yogyakarta. Memang benar, luangkan waktu dan nikmati bersama suasana sebuah tempat ziarah rohani: Taman Doa di Bawah Salib Yesus. Tersembunyi dalam ketenangan, taman doa yang tergolong baru dan berada di belakang atau samping Gereja St. Yohanes Rasul, Paroki Pringwulung ini dikelilingi area hijau.
Taman doa ini memiliki konsep terbuka, hijau, dilengkapi dengan deretan bangku, taman kecil, dan lampu-lampu penerangan, serta tiga gazebo untuk beristirahat.Taman doa yang estetik ini berada di daerah yang sepi sehingga selain sebagai tempat berdoa, juga digunakan untuk berbagai kegiatan rohani seperti meditasi, novena, doa rosario, refleksi, renungan, dan ziarah bagi pengunjung dari luar paroki.
Deretan bangku untuk kegiatan rohani pengunjung. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Deretan bangku untuk kegiatan rohani pengunjung. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Konsep terbuka dan ramah lingkungan. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Konsep terbuka dan ramah lingkungan. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Berada di atas lahan sekitar 1.300 meter persegi, taman doa ini melukiskan momen Bunda Maria sedang dirangkul Santo Yohanes saat menatap putranya yang disalib. Makna yang terkandung dari momen ini adalah Santo Yohanes–murid yang dikasihi Tuhan–sedang memapah Bunda Maria yang mengalami kesedihan besar, di mana mereka saling menguatkan dalam peristiwa yang sangat tragis. Kesetiaan iman, teladan, dan totalitas Bunda Maria dan Santo Yohanes yang mengikuti Yesus sampai ke kaki salib ingin disampaikan kepada para peziarah. Seperti dalam Injil, dikisahkan bahwa Yesus berkata “Inilah ibumu, inilah anakmu”, maka momen ini merupakan perjumpaan yang sangat mendalam antara Yesus dan Bunda Maria serta Santo Yohanes, yang begitu taat menemani Yesus sampai wafat di salib.
Taman doa ini diresmikan pada 27 Desember 2023, bertepatan dengan Pesta Santo Yohanes sekaligus pesta perak Paroki Santo Yohanes Rasul, Pringwulung. Konsep yang disajikan taman doa ini adalah spiritualitas Santo Yohanes, yaitu ketaatan. Umat yang datang ke sini diharapkan bukan hanya menyampaikan permohonan, melainkan juga mendapatkan pencerahan atas ketaatan sebagai orang Katolik yang meneladani Bunda Maria dan St. Yohanes yang taat kepada kehendak Allah. Hal tersebut dapat menjadi sumber keselamatan, sebagaimana dilukiskan sebagai matahari besar berwarna kuning pada altar.
Salib besar, patung Bunda Maria dirangkul St Yohanes, dan altar untuk perayaan Ekaristi. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Salib besar, patung Bunda Maria dirangkul St Yohanes, dan altar untuk perayaan Ekaristi. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Gereja St. Yohanes Rasul, Pringwulung. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Gereja St. Yohanes Rasul, Pringwulung. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Untuk mencapai lokasi Taman Doa di Bawah Salib Yesus yang terletak di Jalan Empu Panuluh, Condongcatur ini sangat mudah. Gunakan saja titik kenal “Domus Pacis Puren” pada Google Maps. Kompleks gereja akan berada di sebelah wisma. Dari pintu masuk akan ada tangga ke bawah menuju deretan stasi jalan salib dan di sebelah kiri sudut ada kanopi yang menaungi salib besar, patung Bunda Maria dirangkul St Yohanes, serta altar. Dengan lokasi yang strategis dan dekat berbagai universitas, taman doa ini menjadi bagian dari dinamika Paroki Pringwulung yang selama ini dikenal sebagai “Paroki Mahasiswa”.
Wisma Domus Pacis Kevikepan, Yogyakarta Timur. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Wisma Domus Pacis Kevikepan, Yogyakarta Timur. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Gerbang masuk Taman Doa di Bawah Salib Yesus. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Gerbang masuk Taman Doa di Bawah Salib Yesus. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Stasi jalan salib. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Stasi jalan salib. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Profil penulis. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)

Profil penulis. (Dok. Pribadi) (Risal Wiratanya)